Pemberdayaan Petani yang berkelanjutan Masyarakat Desa Wonokerso melalui Pelatihan dan Praktik Pembuatan Pupuk Bokashi Plus
DOI:
https://doi.org/10.69693/dcs.v3i2.63Keywords:
Bokashi Plus, Pupuk organik, Petani, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Ketergantungan petani terhadap pupuk anorganik menjadi salah satu masalah yang perlu diperhatikan dalam upaya menciptakan pertanian yang berkelanjutan. Penggunaan pupuk yang praktis sering lebih dipilih dibanding pupuk organik yang membutuhkan proses pengolahan pada tingkat masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang dalam membuat Pupuk Bokashi Plus. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026 di Saung Tani Desa Wonokerso, di lahan milik Pak Riwoko. Peserta terdiri dari 10 petani dan 5 perwakilan BPP. Metode kegiatan termasuk identifikasi kebutuhan, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi melalui observasi dan wawancara. Bahan yang digunakan dalam formulasi adalah 200kg kotoran ternak, 50kg Phonska, 10kg urea, 10kg kapur pertanian, 1 botol EM4, 1 liter tetes/molase, dan air secukupnya. Peserta aktif terlibat dalam pencampuran bahan, pembuatan larutan dekomposer, pengaturan kadar air, dan fermentasi. Wawancara menunjukkan bahwa petani dan penyuluh merasa positif terhadap kegiatan, terutama mengenai potensi pupuk organik, pengurangan ketergantungan pada pupuk kimia, efisiensi biaya, dan perhatian terhadap tanah. Kegiatan ini belum melibatkan uji laboratorium dan uji lapang, sehingga dampaknya belum bisa diukur secara kuantitatif karna membutuhkan Pendampingan oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pakisaji melalui pembuatan demplot, pengukuran biaya, dan pengujian mutu pupuk untuk keberlanjutan program.
Downloads
References
BSN. (2018). SNI 7763:2018: Pupuk organik padat. Badan Standardisasi Nasional.
Fall, M., Gueye, N., Mbaye, A., Sene, A. D., & Ndiaye, P. A. (2026). Valorization of agricultural waste through bokashi production: A review. Journal of Applied Life Sciences International, 29(1), 1–16. https://doi.org/10.9734/jalsi/2026/v29i1744. DOI: https://doi.org/10.9734/jalsi/2026/v29i1744
Ginting, S. (2019). Promoting Bokashi as an organic fertilizer in Indonesia: A mini review. International Journal of Environmental Sciences & Natural Resources, 21(4). https://doi.org/10.19080/IJESNR.2019.21.556070. DOI: https://doi.org/10.19080/IJESNR.2019.21.556070
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2019 tentang Pendaftaran Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2024). Pupuk organik dan peranannya dalam pengelolaan kesuburan tanah. Repositori Kementerian Pertanian.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2024). Budidaya tanaman sayuran: Lampiran pupuk organik dan bokashi. Repositori Kementerian Pertanian.
Nurlaelah, I., Setiawati, I., Handayani, H., Prianto, A., Alifah, N., & Andini, A. (2023). Pelatihan pembuatan pupuk organik (bokashi) berbasis teknologi fermentasi memanfaatkan mikroorganisme efektif pada masyarakat petani di Desa Kananga Kecamatan Cimahi Kabupaten Kuningan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2), 199–204. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.949 DOI: https://doi.org/10.52436/1.jpmi.949
Rambe, M., Dwinata, A., Handayani, I. S., Siahaan, M. S., Sari, W., Hasani, M. U., Lubis, J. A., & Lubis, K. (2026). Pelatihan pembuatan pupuk bokashi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Holbung, Kecamatan Angkola Muaratais. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(4). https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5449 DOI: https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5449
Rendi, Y.K, Ayi, M., Ria, F. S., (2025). Inovasi Desa Berbasis Kearifan Lokal: Tinjauan Literatur terhadap Praktik Terbaik di Indonesia. DIGIT: Journal of Digital Community Services, 2(2). https://doi.org/10.69693/dcs.v2i2.32 DOI: https://doi.org/10.69693/dcs.v2i2.32
Selan, M., Baun, A., Palinata, Y. J., Nope, F. E., & Atty, J. C. (2023). Pelatihan pembuatan pupuk bokashi bagi kelompok tani di Desa Tubuhue Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten Timor Tengah Selatan. EJOIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4). https://doi.org/10.55681/ejoin.v1i4.740 DOI: https://doi.org/10.55681/ejoin.v1i4.740
Sihaloho, A. N., Girsang, W., Purba, R., Meriaty, Rosalyne, I., Girsang, C. I., Girsang, J. A., & Darta, J. (2025). Pelatihan pembuatan pupuk bokashi limbah pertanian memanfaatkan teknologi EM4 bagi petani. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei, 5(1), 8–14. https://doi.org/10.36985/6d7kar48 DOI: https://doi.org/10.36985/6d7kar48
Tabun, A. C., Ndoen, B., Leo-Penu, C. L. O., Jermias, J. A., Foenay, T. A. Y., & Ndolu, D. A. J. (2016). Pemanfaatan limbah dalam produksi pupuk bokhasi dan pupuk cair organik di Desa Tuatuka Kecamatan Kupang Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan. DOI: https://doi.org/10.35726/jpmp.v2i2.212
Van Vliet, P. C. J., Bloem, J., Goede, R. G. M., & van der Putten, W. H. (2017). Variability of effective micro-organisms (EM) in bokashi and soil and effects on soil-borne plant pathogens. Crop Protection, 99, 168–176. https://doi.org/10.1016/j.cropro.2017.05.025 DOI: https://doi.org/10.1016/j.cropro.2017.05.025
Vicente, N. F. de P., Marafeli, É. A. M., Oliveira, J. A. de C., Tomita, J. L. C. K., & Piccoli, R. H. (2020). A bibliographic review on bokashi from the last 20 years. Research, Society and Development, 9(10), e4969108339. https://doi.org/10.33448/rsd-v9i10.8339 DOI: https://doi.org/10.33448/rsd-v9i10.8339
Zahrah, S. (2011). Aplikasi pupuk bokashi dan NPK organik pada tanah Ultisol untuk tanaman padi sawah dengan sistem SRI (System of Rice Intensification). Jurnal Ilmu Lingkungan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Digital Community Services

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










