Pendampingan Penguatan Interoperabilitas Siber Militer melalui Forum Kolaboratif dalam Mendukung Pertahanan Negara
DOI:
https://doi.org/10.69693/dcs.v3i2.56Keywords:
Interoperabilitas, Siber Militer, Pendampingan, Pertahanan Siber, Pertahanan NegaraAbstract
Ruang siber telah berkembang menjadi domain strategis pertahanan yang menuntut respons cepat, koordinasi lintas satuan, dan pertukaran informasi yang selaras. Di lingkungan pertahanan Indonesia, kemampuan siber berkembang pada Kementerian Pertahanan, Markas Besar TNI, dan Angkatan, namun masih terdapat kesenjangan pada aspek organisasi, sumber daya manusia, sarana-prasarana, standardisasi, serta mekanisme koordinasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diarahkan kepada komunitas profesional pertahanan siber melalui pendampingan partisipatif dan forum diskusi kolaboratif untuk memperkuat kesamaan pemahaman serta merumuskan agenda penguatan interoperabilitas siber militer. Tahapan kegiatan meliputi pemetaan kebutuhan, penyamaan persepsi mengenai interoperabilitas, identifikasi kesenjangan operasional, penyusunan matriks prioritas, dan perumusan tindak lanjut. Hasil pendampingan mengerucut pada lima kebutuhan: tata kelola dan organisasi yang terhubung, mekanisme komando-kendali dan pertukaran informasi yang disepakati, penguatan kompetensi serta sertifikasi personel, modernisasi dan standardisasi sarana-prasarana, dan pengembangan mekanisme evaluasi berkelanjutan. Forum kolaboratif menegaskan bahwa interoperabilitas tidak identik dengan integrasi penuh, tetapi bertumpu pada prosedur bersama, pemahaman informasi yang sama, sumber daya yang kompatibel, dan kemampuan subsistem untuk bekerja bersama sesuai kebutuhan operasi. Kegiatan menghasilkan peta masalah, matriks kebutuhan, dan agenda tindak lanjut yang dapat digunakan sebagai bahan pembahasan kelembagaan untuk memperkuat pertahanan negara.
Downloads
References
Ilmu Komunikasi), 3(1).
Creswell, J. W. (2015). Penelitian kualitatif dan desain riset: Memilih di antara lima pendekatan. Pustaka Pelajar.
Frankel, J., & Waltz, K. N. (2010). Theory of international politics. Waveland Press.
Glaser, C. L., & Kaufmann, C. (1998). What is the offense-defense balance and can we measure it? International Security. DOI: https://doi.org/10.2307/2539240
Jervis, R. (1978). Cooperation under the security dilemma. World Politics, 30(2), 167-214. https://doi.org/10.2307/2009958 DOI: https://doi.org/10.2307/2009958
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. (2015). Buku Putih Pertahanan Indonesia.
Kom, J., & McDaniel, N. (2020). Military interoperability: Definitions, models, actors, and guidelines. Library of Congress/CGHE, Uniformed Services University.
Krisnata, R., Reksoprodjo, A. H. S., & Waluyo, S. D. (2022). Strategi pengembangan kapabilitas siber pertahanan untuk menghadapi peperangan siber (Studi kasus pada PUSHANSIBER KEMHAN RI 2020-2021). NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(6), 2094-2103.
Macri, G. (2016). NSA chief says without artificial intelligence, cyber ‘is a losing strategy.’ InsideSources.
Mansyur, M. R., Prakoso, L. Y., & Damayanti, R. (2019). The implementation of policies to protect national vital objects in the Indonesian Navy’s second fleet base Surabaya. The 3rd Indonesia International Defense Science Seminar, 506-512.
Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2014 tentang Pedoman Pertahanan Siber. (2014).
Perwej, D. Y., Qamar Abbas, S., Pratap Dixit, J., Akhtar, D. N., & Kumar Jaiswal, A. (2021). A systematic literature review on cyber security. International Journal of Scientific Research and Management, 9(12), 669-710. https://doi.org/10.18535/ijsrm/v9i12.ec04 DOI: https://doi.org/10.18535/ijsrm/v9i12.ec04
Rahmawati, I. (2017). Analisis manajemen risiko ancaman kejahatan siber (cyber crime) dalam peningkatan cyber defense. Jurnal Pertahanan dan Bela Negara, 7(2), 35-50. DOI: https://doi.org/10.33172/jpbh.v7i2.179
Rizki, M. (2022). Perkembangan sistem pertahanan/keamanan siber Indonesia dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan informasi. Politeia: Jurnal Ilmu Politik, 14(1), 54-62. DOI: https://doi.org/10.32734/politeia.v14i1.6351
Sadiku, M. N. O., Fagbohungbe, O. I., & Musa, S. M. (2020). Artificial intelligence in cyber security. International Journal of Engineering Research and Advanced Technology, 6(5), 1-7. https://doi.org/10.31695/IJERAT.2020.3612 DOI: https://doi.org/10.31695/IJERAT.2020.3612
Sharma, P., Dash, B., & Ansari, M. F. (2022). Anti-phishing techniques: A review of cyber defense mechanisms. International Journal of Advanced Research in Computer and Communication Engineering. DOI: https://doi.org/10.17148/IJARCCE.2022.11728
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Syafi’i, M. H., Supriyadi, A. A., Prihanto, Y., & Gultom, R. A. G. (2023). Kajian ilmu pertahanan dalam strategi pertahanan negara guna menghadapi ancaman teknologi digital di Indonesia. Journal on Education, 5(2), 4063-4076. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.1100 DOI: https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.1100
Tippe, S. (2016). Ilmu pertahanan: Sejarah, konsep, teori dan implementasi. Salemba Humanika.
Toft, P. (2005). John J. Mearsheimer: An offensive realist between geopolitics and power. Journal of International Relations and Development, 8(4), 381-408. https://doi.org/10.1057/palgrave.jird.1800065 DOI: https://doi.org/10.1057/palgrave.jird.1800065
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. (2002).
Vashisht, P., & Gupta, V. (2015). Big data analytics techniques: A survey. 2015 International Conference on Green Computing and Internet of Things (ICGCIoT), 264-269. DOI: https://doi.org/10.1109/ICGCIoT.2015.7380470
Wibisono, G., Gultom, R. A. G., & Mantoro, T. (2024). Strategi peningkatan kapabilitas Satuan Siber Dispamsanau melalui pemanfaatan artificial intelligence pada keamanan siber berdasarkan National Institute of Standards and Technology Cybersecurity Framework Version 1.1. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(1), 968-975. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i1.24878
Yani, Y., Montratama, I., & Mahyudin, E. (2017). Pengantar studi keamanan. Intrans Publishing.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Digital Community Services

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










