Sosialisasi Anti-Bulying:Membangun Lingkungan Sekolah yangAman dan Inklusif

Authors

  • Emelda Thesalonika Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Lisbet N. Sihombing Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Desi Sijabat Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Ease Arent Universitas Simalungun
  • Rio Parsaoran Napitupulu Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

DOI:

https://doi.org/10.69693/dcs.v2i1.26

Keywords:

Anti-Bullying, Lingkungan Sekolah, Inklusif

Abstract

Bullying merupakan permasalahan serius yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik siswa. Lingkungan sekolah yang aman dan inklusif menjadi faktor penting dalam mencegah perilaku bullying serta menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi seluruh siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman guru serta siswa mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan bullying melalui sosialisasi anti-bullying. Kegiatan ini dilakukan di SD Negeri 094147 Sibungabunga dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi interaktif. Metode ceramah digunakan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang definisi, bentuk, faktor penyebab, dampak, serta strategi pencegahan bullying. Sedangkan diskusi interaktif diterapkan agar peserta dapat lebih aktif dalam memahami materi melalui berbagi pengalaman dan pemecahan kasus secara bersama-sama. Guru dibekali dengan strategi pengelolaan kelas yang mendukung inklusivitas dan pencegahan bullying, sementara siswa diajak untuk memahami pentingnya sikap empati, keberanian melaporkan kasus bullying, serta menciptakan budaya sekolah yang saling menghargai. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki peningkatan pemahaman terkait bullying serta kesadaran akan peran mereka dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Melalui pendekatan ini, diharapkan budaya anti-bullying dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan di sekolah, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih positif, nyaman, dan inklusif bagi seluruh siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fitri, A. N., Suriah, & Nasir, S. (2022). Edukasi Menggunakan Kartu Kuartet Terhadap Pencegahan Perilaku Bullying Pada Siswa SMP Islam. Hasanuddin Journal of Public Health, 3(3), 292–300. https://doi.org/10.30597/hjph.v3i3.20852 DOI: https://doi.org/10.30597/hjph.v3i3.20852

Halima, A., Khumas, A., & Zainuddin, K. (2021). Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi: Sebuah Nilai Budaya untuk Upaya Pencegahan Bullying dengan Memaksimalkan Peran Bystander. Indonesian Psychological Research, 3(2), 82–90. https://doi.org/10.29080/ipr.v3i2.549 DOI: https://doi.org/10.29080/ipr.v3i2.549

Maárif, I. B., Bahtiar, Y., Khotimah, K., & Hanifah. (2024). Sosialisasi Stop Bullying Di Madrasa Ibtidaiyah Kh.sundusin Sidomulyo Megaluh Jombang. Abdimas Iptek, 4(1), 17. https://doi.org/10.53513/abdi.v4i1.9531 DOI: https://doi.org/10.53513/abdi.v4i1.9531

Maryam, S., & Fatmawati. (2018). Kematangan Emosi Remaja Pelaku Bullying. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling, 3(2), 69–74. https://doi.org/https://doi.org/10.17977/um001v3i22018p069 DOI: https://doi.org/10.17977/um001v3i22018p069

Syajuananda, D. P., & Tirtayani, L. A. (2022). Survei Pengetahuan Guru Mengenai Tindakan Bullying di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 10(2), 245–254. https://doi.org/10.23887/paud.v10i2.48857 DOI: https://doi.org/10.23887/paud.v10i2.48857

Widarti, & Umami, M. (2024). Analisis Bullying antar Siswa Kelas II di MIN 3 Semarang. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(1), 22–32. https://doi.org/10.35672/afeksi.v5i1.210 DOI: https://doi.org/10.35672/afeksi.v5i1.210

Downloads

Published

01-02-2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sosialisasi Anti-Bulying:Membangun Lingkungan Sekolah yangAman dan Inklusif. (2025). Journal of Digital Community Services , 2(1), 36-42. https://doi.org/10.69693/dcs.v2i1.26